Kepsek SDN 106814 Tembung Diduga Menyalahi Aturan Dalam Mengelola Dana BOS TA 2020/2021

Kajari Lubuk Pakam Diminta Bertindak Tegas

 

Deli Serdang, Sumut – Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD Negeri 106814 di duga fiktif. Pasalnya, penggunaan dana tersebut tidak sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan.

Berdasarkan pantauan metroindonesia.id, penggunaan dana BOS SD Negeri 106814 Tembung tersebut tidak transparan dan terbuka kepada masyarakat. Tentu saja hal ini tidak sesuai dan melanggar undang-undang Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008.

Informasi yang dihimpun, tercatat bahwa dana tersebut digunakan untuk pembayaran pembelajaran dan Kegiatan ekstrakulikiler pada tahap 2 tahun 2020 sebesar Rp. 1.990.000 dan pada tahap 3 sebesar Rp. 7.450.000 dan tahap 1 tahun 2021 sebesar 15.675.000 Tentu saja hal tersebut menyalahi Surat Edaran Menteri Pendidikan di masa pandemi Covid-19.

Selain itu, ada informasi bahwa dana tersebut juga digunakan pembiayaan evaluasi pembelajaran pada tahun 2020 pada tahap 1 senilai Rp. 29.017.900 pada tahap 2 sebesar Rp. 26.606.000 pada tahap 3 sebesar Rp .6. 010.000 dan pada tahun 2021 tahap 1 menggunakan anggaran senilai Rp. 13.672.500 Dimana penggunaannya untuk pengandaan lembar ujian siswa yang tidak jauh berbeda penggunaan anggaran di setiap tahapan.

Dengan demikian, kepala sekolah SD Negeri 106814 Tembung sama sekali tidak mengubris surat edaran Menteri pendidikan. Yang mana dalam Surat Edaran tersebut tentang tidak adanya kantin sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler dimasa pandemi Covid-19.

Ketika di konfirmasi melalui WhatsApp, Kepala Sekolah SD Negeri 106814 Tembung , Suprieni tidak merespon. Bahkan tidak menanggapi isi pesan wartawan metroindonesia.id .

Menyikapi hal tersebut, di minta agar Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam untuk memeriksa kepala sekolah SD Negeri 106814 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan tersebut. Atas perbuatan oknum Kepala Sekolah tersebut diduga telah merugikan keuangan negara.

 

Penulis : G. Pasaribu

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI