Desa Nanga Kayan Salurkan BLT DD Tahap I Periode Akhir Bulan Mei

Kab. Melawi, Kalbar – Pemerintah Desa Nanga Kayan, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap 1 periode bulan Mei 2021 kepada 24 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyerahan bantuan dilaksanakan di Aula Balai Desa, Rabu (2/6).

Hadir dalam penyerahan tersebut Camat Nanga Pinoh, Sonten, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Pendamping Lokal Desa Nanga Kayan serta tokoh masyarakat.

Kepala Desa Nanga Kayan, Hamdan dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran BLT DD ini merupakan penyaluran akhir di Tahap 1. Hal tersebut sesuai dengan peraturan yang diterbitkan oleh kementerian Keuangan RI mengenai pedoman penyaluran BLT DD Tahap I, Tahap II dan Tahap III.

Dikatakan Hamdan, dalam situasi pandemi Covid-19 ini, dengan adanya BLT DD ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terutama KPM sebagai penerima manfaat. Ia juga mengajak kepada warga Desa Nanga Kayan untuk lebih disiplin lagi menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), mengingat Kabupaten Melawi secara keseluruhan telah dinyatakan sebagai zona merah penyebaran Covid-19.

“Semoga dengan bantuan BLT DD ini dapat meringankan KPM. Saya mengajak dan menghimbau warga desa agar lebih disiplin lagi menerapkan Prokes Covid-19. Melawi sudah dinyatakan zona merah penyebaran Covid-19. Dengan kesadaran bersama, mari terapkan Prokes untuk kesehatan kita bersama. Telah banyak korban karena Covid-19”. Ucapnya.

“Warga luar selain warga Desa Nanga Kayan yang ingin melakukan usaha yang ingin masuk ke Nanga Kayan harus membawa surat hasil swab antigen, jika tidak bisa menunjukkan maka dilarang masuk ke Kayan”. Tegasnya lagi.

Sementara itu, Camat Nanga Pinoh, Sonten dalam arahannya menyampaikan, masyarakat jangan melakukan aktifitas yang tidak penting, terutama lansia, sebab, virus Covid-19 ini masih bermutasi dan menjadi lebih berbahaya. Masyarakat yang mengalami gejala agar segera memeriksakan diri untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kasus yang terjadi, warga yang meninggalnya karena Covid-19 disebabkan terlambat mendapatkan penanganan medis. Jika alami gejala cepat memeriksakan diri ke puskesmas atau tenaga kesehatan di desa”. Ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Sonten juga meminta agar Kades se Kecamatan Nanga Pinoh melakukan pendataan lansia untuk diberikan vaksin. Terkait pemberlakuan surat edaran Satgas Covid-19 Kabupaten, terutama jam kantor agar bisa dijadikan pedoman dalam mengatur jadwal kerja di lingkungan Pemerintahan Desa. (Red)