Mantan Nakhoda Soechi Line dan Masyarakat Pelaut NKRI Desak PNKJ Kemnaker Deportasi 2 TKA Ilegal

Jakarta – Perwakilan Masyarakat Pelaut NKRI mendesak Pengawas Norma Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial (PNKJ) Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) untuk mendeportasi 2 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) Soechi Lines Tbk yang di duga Ilegal, (11/5).

Kedua orang TKA ilegal tersebut bekerja pada perusahaan Soechi Lines yaitu, Khan Khamran Mahmood, Warga Negara Pakistan dan Sawney Karampreet Sigh, Warga Negara India. Kedua orang tersebut terus di desak oleh Perwakilan Masyarakat Pelaut NKRI untuk segera di deportasi dari Indonesia ke negara asalnya karena dokumen izin yang dimiliki tidak sesuai peruntukannya.

Masyarakat Pelaut NKRI menerima undangan audiensi dari PNKJ Kemnaker RI di Jl Gatot Subroto no 51, Jakarta Selatan untuk membahas hal tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Masyarakat Pelaut NKRI menyampaikan 2 poin utama yaitu, pertama, Meminta kepada Pemerintah RI agar kedua orang TKA tersebut di deportasi dari Indonesia, kedua, meminta PNKJ Kemnaker mengeluarkan Nota Deportasi terhadap 2 orang TKA ilegal tersebut.

“Dalam audiensi disepakati kedua 2 orang TKA itu telah melanggar UUK nomor 13 Tahun 2003. Dalam hal ini Direktur PNKJ bisa memberikan Surat Rekomendasi kepada Keimigrasian Indonesia untuk melakukan deportasi”. Tutur Ricardo Hutabarat

Hal senada juga dikatakan oleh Capt. Habel Tandiseru sebagai pihak pelapor, di dalam surat laporan tuntutannya kepada Direktur PNKJ Kemnaker yang dibacakan langsung di depan PNKJ Kemnaker(12/4) lalu.

Dalam audiensi tersebut, Capt Habel menjelaskan bahwa ada korban ABK Indonesia akibat perbuatan 2 TKA ilegal tersebut telah terbukti dan meyakinkan sebagaimana yang disampaikan oleh Tim pemeriksa PNKJ (Erikson, Purba, Firman dan tim) di hadapan Ombudsman RI dan pelapor tgl 31 Maret 2021 dan audensi tgl 5 April 2021 kemudian disampaikan kemarin, Selasa 11 Mei 2021.

“Imigrasi tidak punya kapasitas untuk deportasi TKA tsb. ini adalah wewenang penuh pada PNKJ kemnaker karena pelanggarannya di Kemnaker”. Pungkas Habel Tandiseru

“Nota Pendeportasian ke 2 TKA ilegal tersebut akan diberikan dalam waktu dekat ini, dan salinannya akan diberikan kepada Capt Habel Tandiseru dan Masyarakat Pelaut NKRI”. Tutur Firman dan Rihat Purba dari PNKJ Kemnaker.

Sebelumnya, Surat tuntutan Capt Habel Tandiseru M Mar telah disampaikan langsung kepada Menaker Ida Fauziah di Kemnaker(6/5/) lalu.

Penulis : Ricardo