Bupati Ciamis Ikuti Rapat Virtual Koordinasi Kepala Daerah Bersama Presiden Joko Widodo

Kab. Ciamis, Jabar – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Kepala Daerah Bersama Presiden Joko Widodo secara virtual bertempat di Aula Setda Kabupaten Ciamis, Rabu (28/4).

Hadir mendampingi Bupati Ciamis Wakil Bupati Ciamis, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Para Asisten Daerah, Kajari Ciamis, perwakilan Kapolres Ciamis dan Dandim Ciamis.

Diketahui Rapat Koordinasi tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Daerah dan Unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Kota se- Indonesia.

Dalam arahannya Presiden Joko Widodo menyampaikan dua hal yang menjadi pokok pembahasan dalam rapat koordinasi kepala daerah tersebut yakni mengenai perkembangan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi menjelang Idul Fitri.

Presiden menuturkan perkembangan Covid-19 di Indonesia banyak terjadi kenaikan terutama berkaca pada setiap adanya libur panjang, sehingga kita harus menjaga kehati-hatian jangan sampai adanya kenaikan lagi.

“Kita saat ini sudah berada di angka 4000-6000 kasus harian covid-19 dan berhasil kita tekan, saya selalu melakukan pemantauan harian, sekarang ada kenaikan sedikit dan akan terus kita tekan,” Ungkapnya.

Disampaikannya, terdapat kurang lebih sebanyak 89 juta orang penduduk indonesia yang ingin mudik, namun begitu adanya aturan larangan mudik turun menjadi 11%, dan begitu selanjutnya seluruh daerah semuanya menyerukan larangan mudik maka telah turun menjadi 7%.

“Akan tetapi yang terpenting adalah bukan hanya pada persoalan larangan mudiknya saja, namun bagaimana kita menekankan, menyadarkan masyarakat akan pentingnya kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan “. Tutur Presiden.

Presiden meyakini apabila Pemda dibantu Porkopimda dan semuanya bergerak mengatur, mengendalikan kedisiplinan protokol kesehatan, maka kenaikan kasus Covid 19 tidak akan begitu tinggi seperti yang terjadi pada tahun lalu.

Selanjutnya, untuk pelaksanaan akselerasi vaksinasi, Presiden Jokowi mengimbau agar jangan sampai ada yang berhenti.

“Tugas Pemerintah Pusat adalah bagaimana menyediakan vaksinnya, dan di daerah hanya tinggal meminta stok untuk segera di suntikan vaksinnya kepada seluruh masyarakat “. Tambahnya

Presiden menginformasikan, bahwa sampai tanggal 27 April yang sudah tersuntikan baru sekitar 19 juta dosis, dan beberapa bulan ke depan kurang lebih ditarget akan mencapai 70jt orang.

Selain itu, pada kesempatan tersebut Presiden juga menyampaikan, bahwa saat ini pemulihan ekonomi sudah terlihat berangsur membaik.

“Artinya pada bulan april, mei dan juni ini akan sangat menentukan, apabila kita bisa menekan covid-19 maka disitulah capaian keberhasilan kita, ” Tegas Presiden.

Terakhir, Presiden mengamanatkan agar setiap Kepala Daerah disegerakan untuk belanja Pemda, belanja APBD.

Karena menurutnya, angka-angka yang saya lihat yang tinggi itu baru belanja pegawai, padahal belanja di daerah itu sangat menentukan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat.

” 182 triliun ini bila segera dibelanjakan, maka akan menghasilkan pertumbuhan perputaran ekonomi di masyarakat di daerah “. Tandasnya.

Penulis : Mahendra/Ani Supiani