Tetapkan Jumlah KPM, Desa Baru Gelar Musdessus

Kab. Melawi, Kalbar – Pemerintah Desa Baru, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) terkait jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2021. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Baru, Rabu (7/4).

Musdessus dipimpin langsung oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Baru, Amri. Hadir dalam musyawarah tersebut Kasi Pemerintahan Kecamatan Nanga Pinoh, Nanny Prameswari, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Perwakilan KPM dan beberapa perwakilan masyarakat serta Pendamping Desa.

Kepala Desa Baru, Eet Roskayudi Aroy mengatakan bahwa sebelumnya jumlah KPM tahun 2020 berjumlah 108 Keluarga. Untuk Tahun Anggaran 2021 diadakan identifikasi ulang ke lapangan untuk memastikan kondisi KPM sebelumnya. Identifikasi ini untuk melihat perubahan KPM dalam hal ekonomi dan kesehatan dalam satu tahun terakhir.

“Identifikasi ulang ini tetap mengacu pada jumlah KPM sebelumnya. Saya ingin melihat apakah ada perubahan tingkat ekonomi dan masyarakat penerima BLT sebelumnya. Lebih kurang kami empat hari Tim Gugus Covid-19 Desa baru melakukan indentifikasi atau verifikasi ulang yang kemudian hasil tersebut dimusyawarahkan untuk ditetapkan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku “. Ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa dari hasil indentifikasi dan ulang telah ditetapkan berdasarkan Musdessus sebanyak 54 KPM yang benar-benar berhak menerima untuk Tahun Anggaran 2021. Sementara untuk pembagian BLT akan diberikan langsung kepada KPM dan tidak boleh diwakili.

“Hasil penetapan jumlah 54 KPM ini akan kami sampaikan kepada Bupati melalui Camat sebagai laporan untuk kemudian ditetapkan oleh Bupati. Adapun rincian KPM yakni Dusun Istana I, berjumlah 13, Istana II 8, Nyatang 7, Mekar Harapan 1, Pangkoh, 4, Timpah Raya 11, dan Dusun Baru 10 keluarga”. Jelasnya.

Terkait bantuan sosial lainnya yang bersumber dari APBN bukanlah kewenangannya untuk menghentikan. Menurutnya Desa membantu melakukan pendataan saja. “Masih ada masyarakat yang beranggapan bahwa saya menghentikan bansos seperti PKH, BST BPNT dan lainya. Perlu dipahami bahwa kami hanya melakukan pendataan saja, selebihnya adalah Kewenagan pusat”. Tandasnya.

Ditempat yang sama, Anggota dan Ketua BPD Desa Baru, Amri, beserta masyarakat yang hadir dalam musyawarah tersebut menyetujui dan menetapkan jumlah KPM BLT Tahun Anggaran 2021 sebanyak 54 keluarga. Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatangan berita acara Musdessus, disaksikan seluruh peserta musyawarah.

Sementara itu, Kasi pemerintahan Kecamatan Nanga Pinoh, Nanny Prameswari dalam arahannya mengatakan, Desa merupakan garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19, semua komponen di Desa memiliki peran penting dalam upaya menekan penyebaran virus covid-19. “Kerjasama merupakan kunci keberhasilan pembangunan di Desa. Tetap terapkan protokol kesehatan covid-19 sesuai peraturan dan berlaku yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah”. Tutupnya.

Penulis : Ade Shalahudin