Usai Badai Siklon Tropis Seroja, PLN Pulihkan Gardu Listrik

Nusa Tenggara Timur – Sebanyak 3.983 gardu listrik PLN di beberapa wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) rusak. Kerusakan terjadi akibat bencana badai siklon tropis Seroja yang mengakibatkan terjadinya banjir bandang, Selasa (6/4).

General manajer PLN Unit induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko mengatakan keselamatan dan keamanan warga lebih utama. Pihaknya berupaya untuk terus memulihkan kelistrikan pasca cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa Wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Sebanyak 786 gardu yang terdampak banjir telah berhasil dipulihkan dan 100.933 pelanggan yang terdampak badai Seroja sudah kembali menikmati pasokan listrik. PLN mengutamakan keselamatan masyarakat dalam upaya pemulihan kelistrikan, pada daerah yang terendam banjir, PLN terpaksa memadamkan sementara listrik dan segera menormalkannya kembali setelah banjir surut”. Ujar Agustinus Jatmiko, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT.

Dikatakan Agus adapun wilayah yang terdampak antara lain, daerah Adonara, Lembata, Sumba Timur, Kupang , Ende, Ngada, Manggarai, Malaka, Rote, Sabu dan Sumba Barat. Sampai dengan hari ini, PLN mengerahkan 413 personil terjun langsung memperbaiki 315 Gardu yang tersebar di NTT.

Lebih lanjut dikatakan, untuk di Kota Kupang secara bertahap sudah mulai menyala. Berkat kerja keras yang dilakukan oleh tim lapangan, cepatnya progres juga didukung dengan adanya koneksi internet yang stabil berkat bantuan dari anak perusahaan PLN Icon+. selebihnya akan bertahap menyala setelah proses pembersihan pohon tumbang dan perbaikan jaringan listrik.

“Kami himbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan dan bersabar untuk penormalan kelistrikan. Selanjutnya masyarakat bisa menghubungi melalui call center PLN 123 atau melalui aplikasi New PLN Mobile”. Tutupnya.

Sumber; PLN UIW NTT