Launching Layanan 24 Jam, Dadi Minta PDAM Berikan Pelayanan Air Bersih di 11 Kecamatan

Kab. Melawi, Kalbar – Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Melawi melakukan launching pelayanan 24 jam. Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa, didampingi Wakil Bupati Melawi, Kluisen di lokasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Desa Tanjung Lay, Kecamatan Nanga Pinoh, (31/3).

Hadir pada kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Provinsi Kalimantan Barat, Anggota DPRD Kabupaten Melawi, dan Dewan Pengawas PDAM Tirta Melawi.

Direktur PDAM Tirta Melawi, Agus Darius dalam menyampaikan, layanan 24 jam merupakan upaya PDAM Tirta Melawi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Ia juga mengatakan, Pelayanan 24 jam merupakan salah satu program pada tahun 2020, namun baru bisa direalisasikan pada tahun 2021.

“Kami sudah melakukan uji coba pelayanan 24 Jam sejak tanggal 1 Maret hingga 30 Maret 2021. Selain itu, pelayanan pembayaran secara online 24 jam. Tahun ini kami berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan air bersih selama 24 jam nonstop”. Ungkapnya.

Lebih lanjut, Agus Darius mengatakan PDAM Tirta Melawi saat ini memiliki pelanggan sebanyak 9.419. Untuk kapasitas IPA, Kecamatan Nanga Pinoh memiliki kapasitas terbesar dengan total 90 liter/detik dengan jumlah pelanggan 6.301. Kecamatan menukung dengan kapasitas IPA sebesar 5 liter/detik dengan jumlah pelanggan 495. Sedangkan Kecamatan Tanah Pinoh, Sayan, Sokan, dan Belimbing memiliki kapasitas IPA sebesar 10 liter/detik.

“Dari 11 Kecamatan, 9 Kecamatan sudah memiliki IPA, hanya tersisa 3 Kecamatan yaitu Pinoh Selatan, Tanah Pinoh Barat, dan Belimbing Hulu. Untuk Belimbing Hulu sesuai rencana akan segera dibangun pada tahun 2021 ini. Semoga untuk 2 Kecamatan lainnya akan segera dibangun”. Pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Satuan Kerja Pelaksana Sarana dan Prasarana Permukiman Wilayah 2 Kalimantan Barat, Uray Asikin mengatakan menurut data Susenas BPS, capaian akses air minum di Kabupaten Melawi Tahun 2020 adalah sebesar 44,06%. Capaian tersebut berada diatas capaian provinsi yang besarannya hanya 37,22%.

“Namun capaian ini masih jauh dibawah capaian nasional sebesar 74,98%. Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Melawi untuk segera menyusun rencana aksi dalam pengembangan sistem penyediaan minum dan dokumen pendukung lainnya”. Kata Uray Asikin.

Sementara itu, Bupati Melawi dalam sambutannya mengatakan launching pelayanan 24 jam harus dilakukan secara terus menerus. Sebelumnya hanya 16 sampai 18 jam per hari dalam pendistribusiannya. Dengan Launching ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat untuk mendapatkan air bersih.

“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih, PDAM Tirta Melawi mengusulkan pembangunan IPA 60 liter/detik. Launching ini juga sekaligus meninjau rencana pembangunan IPA yang terletak di Desa Tanjung Lay. Semoga dengan beroperasinya IPA tersebut nantinya akan menambah kapasitas produksi air bersih untuk masyarakat. Saya juga meminta kepada Direktur PDAM Tirta Melawi agar cakupan pelayanan air bersih diperluas hingga 11 Kecamatan di Kabupaten Melawi”. Ujar Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa.

Diakhir sambutannya Dadi mengatakan untuk mendukung terwujudnya Melawi yang adil, pantas, dan hebat adalah salah satunya melalui penyediaan air bersih kepada masyarakat secara merata di Kabupaten Melawi. Hal tersebut agar selaras dengan target Millenium Development Goals (MDGs) yaitu pemenuhan kebutuhan air bersih dapat menjangkau masyarakat.

Editor : Ade Shalahudin
Sumber : Humas Pemkab Melawi

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI