Diduga Selingkuh, Istri Laporkan Suami Ke Polisi

Kab. Tapanuli Tengah, Sumut – Diduga Selingkuh, Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Puskesmas Tampahan dilaporkan oleh istrinya ke polisi. Sebut saja namanya Kumbang dan Bunga, Keduanya digerebek satuan Polres Tapanuli Tengah di rumah kontrakan saat sedang beduaan. Minggu (21/3) lalu.

Sebelum penggerebakan dilakukan, Istri Kumbang (sebut saja Mawar) telah membuat laporan Ke Mapolres Tapanuli Tengah dengan No.pol:LP/82/III/2021/SU/RES TAP-TENG tertanggal 21 Maret 2021. Setelah mendapatkan laporan, Satuan Polres Tapanuli Tengah langsung bergerak ke lokasi yang sebelumnya sudah diketahui Istri Kumbang.

Berawal dari gelagat suaminya yang mencurigakan. Istri Kumbang yang telah lama mencium aroma yang tidak baik ini melakukan pengintaian terhadap Kumbang, suaminya. Alhasil, Kumbang telah menyewa sebuah rumah untuk di sebuah komplek perumahan di Tapanuli Tengah.

“Mawar sudah lama curiga dengan kelakuan suaminya. Dari omongan warga setempat dia mengajak saya melakukan pengintaian di komplek perumahan itu. Benar saja suaminya ternyata menyewa sebuah rumah untuk mereka berdua. Untuk apa mereka menyewa rumah, padahal tempatnya bekerja di Tampahan Toba, dan rumah mereka di Kecamatan Paranginan”. Kata Dedy, yang mengaku sebagai saudara Mawar, Jumat (26/3).

Didampingi Dedy, Mawar langsung melaporkan suaminya ke Mapolres Tapanuli Tengah. Usai memberikan laporan, saat itu juga satuan Polres Tapanuli Tengah melakukan Penggerebakan ke rumah yang di sewa Kumbang.

“Saat di gerebek, benar keduanya ada di dalam rumah itu sedang berduaan dan langsung diamankan oleh anggota dan di bawa ke Mapolres Tapanuli Tengah untuk di proses”. Jelasnya.

Secara terpisah, Kepala Puskesmas Tampahan, Widya A Saragih saat di konfirmasi via telepon seluler membenarkan terkait pegawainya yang digerebek karna kasus asusila dan surat pengaduan Mawar yang sudah disampaikan ke Kepala Dinas. “Benar, Istrinya telah datang ke kantor saya tanggal 22 Maret lalu dan mengatakan sudah disampaikan ke Kepala Dinas”. Terang Widya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, Kumbang dan Mawar disebut-sebut juga sebagai agen dari salah satu Perusahaan Asuransi. Sementara Mawar sendiri adalah pegawai honor DAK Non fisik pengelola keuangan UPT Puskesmas Tampahan. Menurut warga keduan sering berduaan di rumah tersebut. *(DS).

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI