Bimtek Angkatan I Kepala Desa Diikuti 72 Kades

Kab. Melawi, Kalbar – Untuk meningkatkan kapasitas Kepala Desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Angkatan I yang diikuti 72 Kepala Desa se-Kabupaten Melawi. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Swiss Belinn, Singkawang, Jumat (26/3).

Kegiatan Bimtek dibuka langsung oleh Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa. Bimtek tersebut menghadirkan Narasumber dari Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri, Rahayu Ningsih. Hadir pada kegiatan tersebut Asisten I Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Kepala DPMD, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua GOW Kabupaten Melawi, Kabag Hukum dan Ham Setda Kabupaten Melawi, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Melawi, serta para Camat.

Dalam sambutannya, Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa mengatakan Bimtek ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial saja. Ia meminta pada para Kepala Desa untuk dengan serius, karena tujuan bimtek dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

“Bimbingan teknis ini merupakan langkah awal bagi 111 kepala desa yang baru dilantik tanggal 3 Maret 2021 yang lalu , untuk dapat mengetahui dan mendalami tugas, fungsi, kewajiban, hak, kewenangan, serta sanksi Kepala Desa. Oleh karena itu saya minta para Kepala Desa untuk serius mengikuti bimtek ini”. Tegasnya.

Dadi juga meminta para kepala desa untuk dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. menjalankan tugas dan fungsi nya dapat berpedoman pada peraturan perundang-undangan beserta turunannya tentang pemerintah desa, serta selalu berkoordinasi dan menjalin komunikasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, Lembaga-Lembaga Desa, termasuk dengan tokoh masyarakat.

“Keberhasilan dan kegagalan penyelenggaraan pemerintahan desa akan dinilai dari kegiatan pemberian pelayanan kepada masyarakat. Jabatan adalah pengabdian dan amanah yang diberikan kepada kita. kepada semua kepala desa untuk mempedomani peraturan perundang-undangan tentang pemerintahan desa dalam menjalankan tugas dan fungsinya, termasuk mempedomani Permendagri No. 67 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Jika tidak mentaatinya bisa mendapatkan sanksi sesuai Surat Edaran Mendagri Nomor 141/4268/SJ tentang pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah desa”. Tandasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa mengingatkan terkait penanganan Covid-19 di daerah, khususnya di desa, serta program kerja desa yang harus mempedomani dan disinergikan dengan RPJMD Kabupaten Melawi.

“Saya ingin mengingatkan kembali ada 8 % dana desa yang harus dialokasikan untuk penanganan Covid-19 di desa, dan untuk pelaksanaannya harus bisa di asistensi oleh pihak kecamatan serta didampingi oleh Inspektorat dan APIP dalam penggunaannya”. Imbuhnya mengingatkan.

Dirinya juga mengungkapkan keinginannya untuk mendirikan Perusahaan Daerah yang nantinya bisa bersinergi dengan BUM Desa, PKK maupun GOW Kabupaten Melawi dalam pengembangannya. Selain itu, ia juga berharap agar Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) bisa kembali diaktifkan untuk menjalin komunikasi dan koordinasi antar kepala desa.

Sementara itu, Sekretaris Utama Lembaga Pengembangan Manajemen Pemerintahan (LPMP), Ahmad Yani, melaporkan bahwa Bimtek diikuti oleh 72 Kepala Desa. Kecamatan Ella Hilir 19 orang, Kecamatan Menukung, 20 orang, Kecamatan Nanga Pinoh, 16 orang, Kecamatan Sokan 8 orang, Kecamatan Tanah Pinoh 8 orang, dan Kecamatan Tanah Pinoh 1 orang.

“Bimbingan teknis dilaksanakan dengan tujuan memberikan wawasan dan pengetahuan bagi kepala desa untuk mendalami tugas, fungsi, dan tanggung jawab, serta pengelolaan pemerintahan desa”. Tutupnya.

Penulis : Ade Shalahudin

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI