Saling Lempar, Penerimaan GBD Indragiri Hulu Terkesan Tertutup dan Tidak Adil

Kab. Indragiri Hulu, Riau – Aktivis media sosial berharap penerimaan Guru Bantu Daerah (GBD) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau haruslah adil. Jika ada yang diterima tidak memenuhi syarat sesuai Perbup, maka peserta yang melamar tidak memenuhi syarat juga diterima.

“Yang memenuhi syarat diharapkan diutamakan. Jika ada yang tidak memenuhi syarat sesuai Perbub diterima sebagai GBD tahun ini maka diminta semuanya juga harus diterima, ” tegas Yan, Sabtu (13/3) di Inhu, Riau.

Yan juga memaparkan, bahwa penerimaan GBD sebelumnya banyak yang kecewa, namun dirinya masih bersabar. Maka tahun ini ia berharap penerimaan GBD harus adil. Terutama kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indragiri Hulu dan institusi terkait.

“Jika penerimaan kali ini tidak adil seperti penerimaan GBD sebelumnya. Maka kami siap membawa hal tersebut ke ranah hukum”. Tegas Yan.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Indragiri Hulu, Subrantas, saat dimintai tanggapannya menjelaskan bahwa penerimaan GBD itu wewenang pihak Disdikbud. “Terima kasih atas masukannya, nanti akan saya teruskan ke Disdikbud. Untuk penerimaan GBD bukan wewenang kami, sepenuhnya wewenang Disdikbud Kabupaten”. Terang Subrantas.

Saat di konfirmasi, pihak Disdikbud Kabupaten Indragiri Hulu menyebutkan bahwa pihaknya merasa tidak diajak untuk menentukan penerimaan GBD.

“Kami sedih adanya penerimaan GBD Inhu sebelumnya kami tidak dilibatkan untuk menentukan. Apalagi yang diterima diduga putra-putri kita yang sudah belasan tahun honor sebagai guru malah tidak diterima. Yang baru honor malah diduga diterima. Kita berharap agar tahun ini kami diajak menentukan agar bisa adil”. Ungkap Dedi, Kasubag Umum Disdikbud Kabupaten Indragiri Hulu.

Pewarta : Harmaein