Jaringan Irigasi DI Batang Liki Suliki Memprihatinkan

  1. Gabungan Petani Pemakai Air Goro Bersama.

Suliki.metroindonesia.id- Khawatirkan panen padi gagal akibat tidak lancarnya pasokan air dari Irigasi D.I Batang Liki  di ribuan hektar sawah, akhirnya warga petani di tiga nagari, Sungai Rimbang, Limbanang dan Suliki, yang tergabung dalam GP3A,Minggu,dan Senin,9-10/3 laksanakan  gotong royong bersama.

Menurut Walinagari Sungai Rimbang, Kec. Suliki, Ilfandi kepada wartawan paparkan, Goro bersama para petani pemakai air tergabung dari petani Sungai Rimbang, Limbanang dan Suliki itu, bersepakat bertolak dari kondisi tidak optimal pengairan di saluran irigasi D.I Batang Liki sejak dua tahun, terlihat banyak kebocoran serta, pintu air di Bendungan Batang Liki butuh perbaikan, demikian sebut Ilfandi.

Kepada wartawan, beberapa masyarakat/ petani pemakai air di tiga nagari, Sungai Rimbang, Limbanang dan Suliki, bahwa keluhan mereka sejak dua tahun terakhir minimnya dapatkan pasokan air untuk pengairan sawah, satu- satunya dari saluran DI. Batang Liki diperkirakan miliki 3000 Meter panjang saluran itu karena disana- sini banyak bocor, sebutnya.

Diakui Walingari Sungai Rimbang, keluhan para petaninya, khusus di wilayah hukumnya, telah beberapa kali di laporkan ke Instansi terkait ( Dinas Pertanian dan PUPR- red). Dan pernah di Sidaknya, namun hingga detik ini tidak terlihat tindaklanjutnya, keluh Ilfandi.

Ditempat terpisah, Khairul Apit, anggota DPRD, dari Fraksi Gerindra Dapil Kec. Gunung Omeh dan Kec. Suliki, akui pihaknya sangat tersentuh dan akui pihaknya banyak terima pengaduan petani dari Dapilnya, ujarnya.

Mantan Walinagari Pandam Gadang itu, siap berjibaku berikan perhatian atas keluhan- keluhan masyarakat yang di wakili di DPRD Kab.Limapuluh Kota, agar Dinas terkait berikan perhatian, ungkap Khairul Apit. (eb).

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI