Hasil Panen Petani Karawang Menurun.

Merosot hampir 50 % akibat serangan hama dan pemupukan yang tidak maksimal.

Karawang, Jawa Barat – Kabupaten Karawang dikenal masyarakat sebagai kota lumbung padi. Predikat ini masih disandang kabupaten yang juga dikenal sebagai kota pangkal perjuangan hingga saat ini.

Dengan luas areal pertanian lahan basah mencapai 97.000 hektare pada tahun 2015 lalu, Kabupaten Karawang mampu memproduksi padi sekitar 1,4 juta ton GKP per tahun. Dengan jumlah produksi padi sebesar itu, Karawang memberikan kontribusi beras hingga 9% dari produksi beras yang dihasilkan Provinsi Jawa Barat.

Dengan semakin berkembangnya Kabupaten, banyak lahan lahan pertanian sudah berubah fungsi menjadi cluster cluster perumahan.

Kelompok tani Kota Baru Kabupaten Karawang yang masih bertahan dinilai masyarakat kurang mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

Sukoyo salah seorang petani menyampaikan kepada metroindonesia.id ” Hasil panen” biasanya 50 sampai 70 ton sekali manen kali ini Hasil panen Tidak maksimal” hanya 40 Ton” Hasil manen Banyak yg gagal,¬† akibat hama dan pemupukan yang tidak maksimal” jelasnya.

Warga masyarakat tani berharap ada perhatian dari pemerintah kabupaten, terutama Dinas Pertanian untuk aktif dalam menggunakan anggaran untuk kesejahteraan petani .[] Red.