Gawat, Walikota Jakarta Utara Tidak Kooperatif dengan Awak Media Ingin Konfirmasi

Gawat, Walikota Jakarta Utara Tidak Kooperatif dengan Awak Media Ingin Konfirmasi

JAKARTA UTARA, Metroindonesia.id,- Tidak kooperatif, Ali Maulana Hakim Wali Kota Jakarta Utara tak hiraukan wartawan yang sudah menanti untuk di wawancara setelah melantik pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan administrasi Jakarta Utara
Ruang Bahari Lantai14 Blok P, Jumat (O5/O3/2021).

Selesai melantik Ali Maulana Hakim langsung menuju Lift tinggalkan ruangan yang dikawal oleh para pengawal berseragam pengaman dalam (Pamdal).

 

 

 

 

 

 

 

Wartawan dibatasi untuk masuk ke ruangan pelantikan oleh karena alasan prokes dan tidak mendapatkan untuk keterangan penjelasan publik bentuknta seperti apapun berupa jumlah SKPD mana saja yang dicopot dan siapa pengganti posisi jabatan baru tersebut.

“pak wali komentarnya dong” panggilan wartawan yang semestinya ditanggapi, namun Ali Maulana tidak dihiraukan terkeesan tidak kooperaktif.

Zultampu R15 sebagai Pembina Keluarga Besar Balai Wartawan Jakarta utara (KBBWJU) merasa kecewa dengan perlakuan pejabat publik tersebut sebagai pelayan publik di kondisi pandemi seharusnya memberikan keterangan atas capaian kinerja yang telah dilakukan, bukan menutup – nutupi informasi untuk tidak diketahui publik pejabatnya yang telah dilantiknya itu.

Terkesan seperti kucing dalam karung, kita tidak tahu integritas pejabat yang baru dilantik tersebut, sesuai dengan UU No, 10 tahun 2008 tetang keterbukaan informasi publik

“pak Ali Maulana kan baru dilantik, kalo saat ini saja sulit untuk berkomentar pada acara pelantikan ini, bagaimana dengan giat atau ada permaslahan yang ada di SKPD atau UKPD” kata zultampu

Ketua KBBWJU Deden Kurniawan, saya kecewa dengan sikap pak walikota Jakarta Utara.

Hal yang sama juga di ucapkan Ruben wakil ketua KBBWJU, hak jurnalis tidak bisa dibatasi. Awak media yang ingin meliput acara pelantikan dibatasi, sementara para awak media ingin memberitakan secara eksklusif dan ingin menampilkan secara langsung di media masing – masing, ungkapnya.

Dari release kominfotik Jakut Diketahui, 33 pejabat yang dilantik diantaranya merupakan tujuh pejabat administrator dan 26 pejabat pengawas yang bertugas di Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD) serta Suku Badan Kota Administrasi Jakarta Utara.

Hal itu, jangan sampai ada kesan pelecehan terhadap awak media lagi.(Tim)