MUSRENBANG KECAMATAN PARANGINAN PERIORITASKAN PEMBANGUNAN BERBASIS AGRIBISNIS.

Kab. Humbahas, Sumut – Perioritas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi berbasis Agribisnis untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penangan stunting menjadi topik utama usulan usulan pelaksanaan Anggaran pembangunan tahun 2022 pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan(musrenbang) Kecamatan Paranginan yang dilaksanakan di Gereja HKI Resort Paranginan Kamis 4/3..

Pada kesempatan itu Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor dalam sambutan tertulisnya yang di bacakan Melati Simamora dari Bappeda
Mengatakan bahwa pelaksanaan Musrenbang Berpedoman pada tahapan dan tata cara sesuai dengan peraturan mendagri no 86 tahun 2017 untuk melaksanakan musrenbang kecamatan dilaksanakan paling lambat minggu kedua dan tiga pada bulan februari setiap tahunnya.

Bupati Humbahas berharap dengan Musrenbang perencanaan pembangunan sesuai dengan lingkup kewenangan sehingga terhindar dari tumpang tindih.

perencanaan
Pembamgunan adalah proses jangka panjang membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat merupakan sebuah Proses.

Kata Bupati,Pemanfaatan kwalitas pendidikan kesehatan sumber daya alam dan pelayanan sosial menjadi skala Perioritas untuk meningkatkan ketahanan pangan peningkatan ekonomi masyarakat untuk pengentasan kemiskinan,
pemantapan infra struktur,kwalitas lingkungan hidup,pemantapan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Sementara itu Parlin Siahaan ST.Camat Parnginan yang bertindak sebagai moderator Musrenbang Kecamatan Paranginan menyampaikan bahwa Bupati dan wakil Bupati seyogianya akan menghadiri Musrenbang kecamatan Paranginan,namun karena harus mengikuti Paripurna DPRD di Doloksanggul tidak dapat hadir.namun pun demikian tidak mengurangi mutu pelaksanaan usulan usulan pembangunan.

Kata Parlin,Musrenbang Kecamatan adalah proses musyawarah pembahasan tentang pembangunan Kecamatan , penentuan skala priroritas usulan rencana pembangunan yang melibatkan berbagai komponen masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah untuk merumuskan pembangunan.Setiap Desa menyampaikan usulan sesuai dengan skala Perioritas si desa masing masing.

musyawarah perencanaan pembangunan akan merupakan media koordinasi, komunikasi dan konsultasi program pembangunan dengan fokus pada realisasi prmbangunan ekonomi berbasis Agribisnis yang merupakan kebutuhan masyarakat secara nyata.

Sedangkan yang menjadi tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan Masyarakat dengan membahas, menilai dan menyepakati prioritas kegiatan pembangunan sesuai dengan Rencana Kerja Satuan Kerja OPD yang telah disesuaikan dengan hasil musrenbang tingkat sebelumnya.
kesepakatan dan kemitraan antara pemerintah dengan pelaku pembangunan, mewujudkan kualitas perencanaan pembangunan dengan mengakomodir usulan masyarakat,memberdayakan masyarakat dan sumber daya lokal.

Masih kata Parlin,masyarakat tidak perlu khawatir karena usulan dari Desa tidak terakomodir”semua usulan telah ter entry secara permanent..namun pun demikian harus sesuai dengan visi misi dari Pemkab Humbahas dan tentu sesuai dengan skala petioritas”terangnya.

Pembangunan dari dusun merupakan target pembangunan tahun ini.terkhusis tentang penanganan stunting kecamatan Paranginan telah bentuk tim bersama kades menanganinya.
“Tidak ada artinya infrastruktur dibangun bagus tetapi anak kita tidak sehat,”ujarnya sembari mengulang ulang i Mensano in corpore sano.

Program stunting menjadi yang sangat Perioritas
Sekolah harus membamgun MCK mendukung Program penanganan Stunting.
‘Tingkan kan displin ASN dimasing masing unit kerja karena sekarang sudah e kinerja”tambah Parlin.

Di tempat yang sama Kepala Desa Sihonongan Sarta Barita Siburian menyampaikan usulan agar di Desanya dusun 3 Hariara dan dusun 4 Duru tombak agar di bangun Air bersih. “bagai mana kita mengatasi stunting jikalau air bersih tidak ada”sebutnya.

Kami perlu menjelaskan bahwa air minum untuk kecamatan Paranginan berasal dari Desa kami”tetapi kami koq ga kebagian air” kata Sarta Barita.

Sementar itu Dinas PUPR menunjukkan

Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan Peranginan Kab. Humbang Hasundutan Sumatera Utara untuk tahun 2022 mendapat protes warga.

Protes warga ketika salah seorang pegawainya Dinas PUPR Kab.Humbahas  membacakan rencana pembangunan jalan untuk tahun 2021 di Desa Paranginan Utara dengan menyebut nama ruas jalan Dolok Marindu.

Hal ini mengundang protes dari salah seorang warga Paranginan Utara, sebab jalan Dolok Marindu itu sudah di bangun dengan lapen beberapa bulan lalu.”ini sangat memalukan”kata salah salah seorang warga memprotes..

Pada hal masih ada pembangunan jalan yang belum tuntas si Batu gaja akibat refocusing anggaran tahun kemarin.

Saat di sampaikan warga usulan untuk memindahkan pembangunan jalan itu ke Batu Gaja Kadis PUPR Jonson Pasaribu menjelaskan hal itu tidak diperbolehkan peraturan.

Acara Musrenbang ini dihadiri Pimpinan OPD dan seluruh Kepala Desa dan perangkatnya,kepala sekolah tokoh Agama tokoh masyarakat tokoh Pemuda LSM dan Pers. [] Dedy Sianaga.

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI