Muhajir Ketum Satgas Partai UKM Dukung Program Polri Presisi

Muhajir Ketum Satgas Partai UKM Dukung Program Polri Presisi

JAKARTA, Metroindonesia.id, – Ketua Umum Satuan Tugas DPP Partai UKM, Muhajir mendukung peningkatan profesionalitas Polri Presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan) yang digagas Kapolri terpilih Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, konsep tersebut tepat, mengingat gagasan itu sudah dari masukan banyak pihak dan hasil evaluasi internal Polri.

“Polri Presisi adalah konsep yang digali dari hasil evaluasi secara menyeluruh Komjen Sigit patut diapresiasi. Sebab, tanpa tedeng aling-aling mengakui banyak hal yang harus diperbaiki di Polri saat _fit and proper test_ di Komisi III DPR,” ungkap Muhajir, Sabtu (30/01/2021).

Muhajir memuji langkah Listyo yang secara ksatria mengakui banyaknya kritik terhadap institusinya. Antara lain pelayanan yang masih berbelit, masih adanya sikap dan perilaku oknum yang arogan serta kasar, dan masih adanya pungutan liar (pungli) di sektor pelayanan.

Dengan Polri Presisi, ia harap Listyo dapat mengubah “wajah” Polri menjadi lebih baik lagi di hadapan masyarakat. “Mengakui kekurangan dan menyampaikan apa adanya segala kelemahan Polri, menunjukkan Jenderal Sigit bukan tipikal Asal Bapak Senang (ABS). Nah, Polri Presisi ini bekerja berbasis masalah,” terang Muhajir.

Sementara itu, responsibilitas dan transparansi berkeadilan menyertai pendekatan pemolisian prediktif yang ditekankan agar setiap anggota Polri mampu melaksanakan tugasnya secara cepat dan tepat, responsif, humanis, transparan, bertanggung jawab, dan berkeadilan.

Peta jalan transformasi Polri Presisi itu diturunkan dalam empat bagian utama, yaitu Transformasi Organisasi; Transformasi Operasional; Transformasi Pelayanan Publik; dan Transformasi Pengawasan.

Muhajir berharap, dengan Polri Presisi, Listyo mampu menjadikan Polri institusi penegak hukum yang bekerja tulus mengabdi sebagai alat negara.

“Harapan kami lainnya, Jenderal Sigit bisa menjadikan Polri semakin dekat dengan rakyat. Kami optimis beliau bisa merubah wajah Polri yang semakin humanis dan bekerja profesional,”jelasnya.

“Program Polri Presisi oleh Kapolri kita dukung, karena itu adalah bentuk pewajantahan Tri Brata yang selalu mengayomi dan melindungi masyarakat.”Tegas Muhajir.

Sementara itu Sekjend Gerakan Advokat dan Aktivis Suta Widhya SH berharap makna kesanggupan Jenderal Polisi Listyo dalam mengktitisi “hukum jangan tajam ke bawah dan tumpul ke atas” harus benar – benar dibuktikan selama mengemban tugasnya ke depan. Jangan hanya lips service.

“Selama ini terkesan UU ITE dipakai untuk membungkam para pengritisi kebijakan pemerintah. Padahal kejahatan dalam transaksi elektronik yang yang merugikan masyarakat jauh lebih banyak untuk diurus.” ungkap Suta.

“Polisi pun mesti terhindar dari kontaminasi mafia pertanahan yang sering merebut tanah – tanah yang dikuasai dan atau dimiliki oleh rakyat. Sehingga tidak ada lagi rakyat yang tergusur dari tanah yang digarap dan dikuasainya hanya untuk menyambung hidup keluarga,” Tutup Suta.(Bbg/yun)

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI