Atasi Pengendalian Penyebaran Covid-19

Pemkot Bogor Perpanjang PPK, Pusat Perbelanjaan/Mall Buka Hingga Pukul 20.00 WIB

Kota Bogor, Jabar – Perkembangan kasus Covid-19 saat ini semakin meningkat.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 440/410- Huk. Ham, yang berisi tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan (PPK) Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Pemkot (Pemerintah Kota) Bogor, Bima Arya tandatangani serta mengeluarkan Surat Edaran (SE) tersebut. Senin, (25/01/2021).

Terkait hal tersebut, diberlakukannya mulai tanggal 26 Januari hingga 08 Februari 2021, dan berikut perpanjangan waktu untuk tempat Pusat Perbelanjaan buka hingga pukul 20.00. WIB.

Sementara dari itu, ada 7 poin-poin pembatasan kegiatan masyarakat tersebut, yaitu :

1. Membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan WFH (Work From Home) sebesar 75 %, dan WFO (Work From Office) sebesar 25 %, kecuali untuk tempat/kerja instansi yang memberikan pelayanan masyarakat dengan jenis pelayanan tertentu, dalam hal itu, maka kehadiran disesuaikan dengan kebijakan pimpinan, serta menerapkan Protokol Kesehatan khusus.

2. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring/online.

3. Memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional, toko pangan, non pangan dan swalayan tetap beroperasi 100 % dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan khusus diatur oleh perangkat daerah terkait.

4. Melakukan pembatasan berupa : Kegiatan di pusat perbelanjaan/Mall dibuka dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB, serta penerapan protokol kesehatan khusus.

Berikut juga dengan kegiatan restoran (makan/minum) ditempat sebanyak 25 %, dan layanan pesan-antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional yang telah diatur hingga pukul 22.00 WIB, dengan penerapan protokol kesehatan.

5. Mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100 % dengan penerapan protokol kesehatan.

6. Mengizinkan pelaksanaan kegiatan ditempat ibadah dengan kapasitas 50 % dengan penerapan protokol kesehatan khusus.

7. Menghentikan sementara kegiatan ditempat/fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya yang berpotensi kerumunan pada perkumpukan/pertemuan, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan khusus.

Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta menyampaikan bahwa Surat Edaran (SE) Wali Kota Bogor tersebut, merupakan kebijakan serta amanat dari Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2021, untuk penyesuaian terhadap situasional perkembangan terkini dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor dari Instruksi Mendagri terkait pembatasan yang ditetapkan pada kebijakan tersebut.

“Kota Bogor mengeluarkan 7 poin dan secara khusus untuk kegiatan operasiaonal di pusat perbelanjaan/mall yang diperkenankan hingga pukul 20.00 WIB, hal tersebut tentunya tetap dengan penerapan protokol kesehatan,” jelasnya.

Alma juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengintensifkan protokol kesehatan 5M, yakni Menggunakan masker yang baik dan benar, Mencuci tangan dengan menggunakan sabun di air yang mengalir atau menggunakan hand sanitizer, Menjaga jarak minimal 1 meter, Menghindari Kerumunan/Keramaian, dan Membatasi mobilitas dan interaksi,” tegasnya.

Terkait hal tersebut, dalam pelaksanaannya itu, akan dilakukan pengawasan ketat pihak pemerintah dari Satpol PP ( Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Bogor, beserta dari unsur TNI ataupun Polri di Kota Bogor,” pungkasnya. [ ] Wieragus Virmala

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI