Mengaku Ketua LSM, Dirut Merasa Tertipu

Kabupaten Bogor, Jabar – Diduga kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bogor marak dengan makelar proyek yang bisa mengatur pemenang tender.

Keberadaan mereka untuk mengatur proyek memberikan harapan bagi pengusaha untuk memenangkan tender banyak dimanfaatkan oleh para pengusaha walau tidak semuanya benar.

Seperti halnya B.n Pardede salah satu Direktur Utama CV. A.J  kepada metroindonesia.id menyampaikan perasaan telah di kecewakan oleh orang yang mengaku Ketua LSM berinisial Mhs bisa mengatur pengadaan barang dan jasa di kantor dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Kehadiran oknum Mhs bersama rekannya Ade. G sudah sering tampak di sekitar kantor Dinas PUPR, dari jejak riwayat nya tahun 2019 pernah meminta uang pengamanan proyek dari sorotan LSM sebesar Rp 5 juta dari pengusaha H. Adek.

Yang dengan kebaikan H. Adek tidak sampai berurusan dengan pihak yang berwajib, namun persoalan baru muncul dimana Mhs dan Ade. G menyanggupi memberikan pekerjaan kepada B.n Pardede dari dinas PUPR dengan imbalan jasa sebesar Rp 15 juta.

Tawaran Mhs dan Ade. G diterima oleh B.n Pardede yang kemudian dilanjutkan dengan serah terima uang yang dibuktikan dengan kwitansi pembayaran,

Tunggu punya tunggu, pekerjaan yang dijanjikan tak kunjung ada, B.n Pardede, dan berharap ada itikad baik Mhs dan Ade. G untuk mengembalikan dana yang sudah di terimanya, sebelum dibuatkan laporan Polisi.[] Jelino.

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI