PKL Pinggiran Sekitar Pasar Kebon Kembang Bogor diBongkar Paksa

Kota Bogor, Jabar – Pembongkaran lapak PKL (Pedagang Kaki Lima) di sekitar pinggiran gedung baru Bloc F Pasar Kebon Kembang, pada hari Kamis, 21 Januari 2021 pagi.

Kegiatan penertiban kurang lebih 50 PKL melibatkan petugas gabungan dari Satpol PP, TNI/Polri, DLH, serta PPJ (Perum Pasar Pakuan Jaya), “Pembongkaran tersebut, dilakukan mulai dari kawasan bagian depan hingga kawasan bagian belakang di Jalan Nyi Raja Permas. Ya ada sekitar 50 pedagang,” ucap Direktur Utama Perumda PPJ, Muzakkir.

Kawasan Kumuh Pedagang Kaki lima

Muzakkir menjelaskan, bahwa penertiban tersebut, dilakukan yaitu salah satu bentuk upaya penataan kawasan Pasar Kebon Kembang. Apalagi kawasan Alun-alun/Taman Topi juga akan dilakukan penataan ulang.

“Kita akan dorong PKL tersebut nanti untuk masuk ke Pasar, dan ditempatkan di kios yang sudah disiapkan. Ada Sebanyak 700 kios yang telah disiapkan. Adapun dari 155 kiosnya itu disiapkan dengan harga khusus subsidi untuk para PKL. Maka dari pada itu, tidak boleh ada masyarakat lain yang membeli kios itu, selain PKL tersebut,” jelasnya.

Alokasi pedagang kaki lima

Di lokasi yang sama, Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid mengaku bahwa selama ini, PKL di sekitar kawasan tersebut, telah membuat kumuh, tambahnya aduan yang masuk silih berganti terkait hal itu,”katanya.

Harga sewa kios /los mendapat subsidi khusus PKL

“Maka daripada itu, untuk kedepannya pihak kita akan lakukan penataan dari mulai depan Blok B hingga ke Telkom. Kita tadi sudah koordinasikan dengan jajaran Satpol PP dan Perumda, jelas Wahid Fasilitas disini juga masih banyak yang kosong.

Tambahnya, bahwa kondisi saat ini, masih banyak parkiran liar hingga menyebabkan arus Lalin (Lalu Lintas) terganggu, untuk para pengguna jalan ataupun masyarakat yang melintasi kawasan jalan sekitar Blok F tersebut, menjadi tidak nyaman.

“Wahid mengatakan, bahwa upaya tersebut, dalam bentuk untuk memberikan tingkat ke amanan serta kenyamanan PKL ataupun masyarakat,” pungkasnya. [ ] Wieragus Virmala