Mau Hajatan, ikuti Aturan PPKM Menerapkan Protokol Kesehatan ketat. Inilah Caranya

Mau Hajatan, ikuti Aturan PPKM Menerapkan Protokol Kesehatan ketat. Inilah Caranya

BOYOLALI, Metroindonesia.id, – Upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif ditengah merebaknya Pandemi Covid 19 Babinsa Desa Cangkringan Koramil 08/Banyudono Kodim 0724/Boyolali Serma Ari Yuwono bersama Bhabinkamtipmas Polsek Banyudono dan Team Gugus Tugas Kecamatan Mojosongo melaksanakan kegiatan pemantauan atau monitoring hajatan akad nikah putri dari bapak Giyatno RT 6 RW 3 Nogo Mulyo, Desa Cangkringan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Kamis (21/01/2021).

Kehadiran petugas kali ini untuk memantau secara langsung acara hajatan warga disaat PPKM (Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) seperti yang telah diatur dalam surat edaran (SE) Bupati Boyolali 300/567/5.5/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19. SE tersebut ditandatangani Bupati Boyolali, Seno Samodro tertanggal 8 Januari 2021, dan berlaku mulai tanggal 11-25 Januari 2021.

 

Dimana dalam aturan PPKM tersebut mengatur pula tentang acara hajatan warga. akad nikah dengan melibatkan paling banyak 30 orang dan alokasi waktu 90 menit dan wajib menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Kehadiran kami disini intinya bukan melarang, menyampaikan tentang aturan prokes yakni pembatasan jumlah peserta dan waktunya. Hanya pada saat ada acara Akad saja” ungkap petugas Babinsa yang sangat peduli warganya tersebut.

“untuk acara resepsi dapat dilakukan setelah pandemi ini berakhir.” katanya Serma Ari Yuwono menerangkan.

(Agus Kemplu/yuni)