Proyek Pembangunan di Kecamatan Sekabupaten Bogor

Dinilai LSM Lembaga Monitoring Indonesi belum maksimal

Kabupaten Bogor, Jawa Barat – Pembangunan proyek pekejaan  disejumlah kecamatan Kabupaten Bogor dinilai oleh SM Ansori Fitriadi, SH, MH dari team investigasi LSM LMI (Lembaga Monitoring Indonesia ) belum maksimal.

Kepada metroindonesia.id, SM Ansori diruang kerjanya dikawasan Sentul Babakan Madang. menyampaikan , “saya heran kenapa ASN dilingkungan PUPR Kabupaten Bogor, setiap menerima laporan dari LSM dan media selaku sosial control  ketidak suaian pekerjaan pada  proyek pekejaan diwilayah Kabupaten Bogor tidak pernah ditindak lanjuti oleh aparat hukum, artinya laporan hanya diterima tanpa ada tindak lanjut.”

Lebih lanjut menurut Ansori yang juga Advokat dari kubu Otto Hasibuan menyampaikan ” pernah membuat laporan ke Kejaksaan Negeri  Cibinong sampai berita ini diturunkan belum ada tindak lanjutnya.” Menurut sumber dikejaksaan Negri Cibinong bilang ke saya (Ansori red )

“percuma buat laporan, pengusaha/pemborong,sudah main golf bareng beserta jajaran Bupati Bogor tanpa menyebut siapa jajaran yang dimaksud.”

Masih menurut Ansori ” dari jaman Bupati Agus Utara sampai Ade Munawaroh tidak ada kemajuan samasekali , artinya pembangunan terus dilaksanakan, tapi dari proses lelang masih saja dimenangkan oleh orang orang Bupati Bogor hal tersebut disampaikan berdasarkan temuan dilapangan.” Ujarnya.[] Iwan setiawan.

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI