1724 ID Pelanggan PLT Hybrid 14 Desa

Di Kabupaten Melawi pengelolaan diserahkan terimakan secara Simbolik oleh PT KAS.

Kabupaten Melawi, Kalbar – Direktur Area PT Kandaruang Andela Sarana (PT KAS) Kimroni mengatakan telah melakukan kegiatan penyerahan buku tabungan kepada 1724 calon pelanggan secara simbolik. Penyerahan dilakukan melalui perwakilan 14 Desa penerima manfaat listrik tenaga hybrid di Aula Kurnia Water Park Kecamatan Nanga Pinoh, Kamis (14/1/2021).

Hadir dalam penyerahan tersebut, Bupati Melawi, Panji, S.Sos., Relationship Manager Bank BRI Cabang Kramat Jati, Jakarta, perwakilan CEO CU Keling Kumang, Direktur Operasional PT Panah Perak Megasarana (PT PPM) dan Senior Engineering PT PPM, Winda, Camat, Kepala Desa atau Pj Kades 14 Desa serta LO Desa.

“Buku tabungan tersebut sekaligus sebagai ID pelanggan PLT hybrid 14 Desa penerima manfaat untuk melakukan pembayaran secara online nantinya, baik untuk pembelian voucher listrik dan quota internet”. Terang Kimroni.

Lebih lanjut Kimroni mengatakan bahwa program pembangunan PLT Hybrid ini mendapat sambutan yang baik dari masyarakat 14 Desa penerima manfaat. Terkait progres pembangunan PLT Hybrid, akhir Januari 2021 akan dilakukan penancapan tiang pertama di Desa Upit dan akan mengundang para Bupati Kabupaten sekitar pada acara tersebut.

“Pada kegiatan penancapan tiang pertama, rencananya akan kita undang Bupati Sintang, Kapuas Hulu, Sanggau dan Sekadau. Informasinya Bupati Landak, Karolin rencananya akan turut hadir,jika pembangunan PLT hybrid di Melawi sukses, maka bu Karolin akan mereplikasi PLT hybrid di Kabupaten Landak”. Ungkapnya.

Kimroni juga mengatakan awal bulan Februari akan masuk lagi material perangkat keras sebanyak 9 truk Fuso. Untuk perangkat lunak seperti turbin, solar sel atau panel surya, baterai, inventer, conventer dan yang lainnya ditargetkan April mendatang sudah tiba di Kabupaten Melawi.

“Mengingat untuk perangkat lunak PLT hybrid kita datang dari Cina dan Australia maka sedikit memakan waktu, belum lagi pandemi covid-19 yang belum berkahir di mana Cina saat ini melakukan pembatasan tenaga kerjanya, kami juga sudah menjelaskan kepada 14 desa penerima manfaat PLT hybrid, namun program pembangunan ini tetap berlanjut hingga selesai di 14 desa yang sudah dicanangkan”. Pungkasnya.

Disampaikan Kimroni, Progres saat ini sudah memasuki tahap ke empat untuk pembukaan lahan. Untuk desa Upit sendiri ada 3 titik, untuk pembersihan lahan akan dilakukan di Nanga Entebah, setelah itu kita akan bergeser ke Desa Nyanggau untuk melakukan pembersihan lokasi PLT hybrid. “Kami dari PT KAS mengucapkan terima kasih kepada media yang telah mempublikasikan kegiatan pembangunan PLT Hybrid kepada masyarakat Melawi”. Tutupnya.[] Ade Shalahudin