Pemerintah Lanjutkan Program Bantuan Sosial di Tahun 2021

Jakarta – Melihat keadaan kondisi perekonomian masyarakat yang belum stabil semasa pandemi Covid – 19 ini.

Pemerintah kembali melanjutkan program bantuan sosial (bansos) tunai Rp 300 ribu perbulan. Dan rencananya bantuan tersebut ini, mulai disalurkan Pada Bulan Januari 2021, sesuai dengan intruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Dan adanya sejumlah hal, yang perlu disiapkan untuk masyarakat yang merasa berhak ini, dan namanya belum terdata dalam daftar menerima Bansos ini. Maka untuk masyarakat calon penerima bisa mengecek namanya tersebut di Website Kementerian Sosial (Kemensos) di alamat https://dtks.kemensos.go.id/.

Dan hal tersebut yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK). Dan kemudian, ID DTKS/BDT dimana nomor identitas ini diperoleh saat dimana masyarakat ini yang telah resmi terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang telah disebut di Basis Data Terpadu (BDT).

Dan atau, bisa juga menggunakan Nomor PBI JK/KIS yaitu identitas berupa deretan nomor yang didapat atau diterima jika namanya termasuk kedalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau program Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Dan jika satu dari tiga identitas tersebut ada, nama calon penerima Bansos tunai tersebut, dan bisa langsung login dtks.kemensos.go.id. Dan kolom login terdapat di sisi kiri atas tampilan desktop situs DTKS.

Dan kemudian selanjutnya, sistem ini, akan mencocokan ID tersebut dan apabila namanya yang diketik cocok dengan yang ada dalam database DTKS. Dan Bansos tunai sebesar Rp 300 ribu tersebut, sebenarnya tidak hanya untuk masyarakat yang namanya terdaftar saja didalam DTKS. Akan tetapi untuk masyarakat yang nama atau datanya tidak ada dalam situs Kemensos juga bisa mendapat bantuan tersebut.

Akan tetapi untuk masyarakat, yang nama atau datanya tidak ada dalam situs Kemensos ini, bisa mendapatkan Bansos ini, asalkan ada pengajuan atau usulan dari Pemerintah Daerah tersebut. Dan Bansos Rp 300 ribu ini sangat diharapkan untuk bisa mengembalikan daya beli dan produktivitas, dan untuk perkembangan ataupun pertumbuhan perekonomian masyarakat selama pandemi Covid – 19 ini.

Dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan, untuk program BST ( Bantuan Sosial Tunai ) ini, akan berjalan sampai gelombang pertama atau semester pertama di Tahun 2021. Dan rencananya BST ini, akan disalurkan atau diberikan ke masyarakat yaitu, mulai Bulan Januari sampai dengan Bulan Juni Tahun 2021, ” Ujarnya seperti dikutip, Pada Hari Jumat, 01 Januari 2021.

Dan kemudian Muhadjir menjelaskan, didalam penyaluran BST ini, pihaknya bekerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero). Dan lanjut hal tersebut, akan ditindak lanjut atau dilakukan karena tidak semua masyarakat calon penerima Bansos tersebut, yang memiliki Rekening Bank atau tabungan di Bank. Sama seperti Bansos yang sebelumnya, Bansos ini juga akan dibagikan diseputar Jabodetabek dan diluar Jabodetabek, atau diseluruh Indonesia, secara merata [].Lukas Diana/Wiera