Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Kranggan Capai Rp 92.000 / Kilo

Bekasi, Jawa Barat – Berbagai bantuan sosial diberikan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, yang tidak lain selalu beras dan beras atau minyak goreng yang di terima masyarakat penerima manfaat.

Hal itu diberikan untuk menekan angka defisit dalam rumah tangga, namun bagaimana solusi Pemerintah baik daerah dan pusat menekan angka kenaikan harga cabe ? Mampukah.

Cabe merupakan komoditi rumah tangga sebaik penunjang nikmatnya masakan yang dibutuhkan masyarakat Indonesia.

Namun kenaikan harga cabe rawit merah di manfaatkan dengan menyalahgunakan prinsip dasar ekonomi “dengan modal yang sekecil kecilnya mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya” hal tersebut yang di manfaatkan oleh pedagang dengan melakukan pewarnaan cabe rawit putih menjadi cabe rawit merah.(Red. Kejadian di Banyumas).

Ani, pedagang ayam bakar kepada metroindonesia.id mengeluhkan harga cabe rawit merah yang tinggi, sehingga harus harus mengurangi penggunaan sambal pada masakan dengan mencapur dengan tomat”

Ani berharap pemerintah pusat maupun daerah lebih memperhatikan kebutuhan rumah tangga yang di masa Pandemi saat ini hampir semua golongan masyarakat menengah ke bawah sedang dalam masa kesulitan.[] Red

 

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI