Kemensos Terjunkan Tagana Untuk Antisipasi Bencana di Area Wisata Bogor

Bogor, Jawa Barat – Kemensos (Kementrian Sosial) Terjunkan Tagana untuk pengamanan liburan Natal dan Tahun Baru di Bogor.

Bogor merupakan area yang banyak di kunjungi parawisatawan untuk berlibur dan menikmati keindahan alam, terutama di kawasan puncak untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan sanak family.

Banyaknya tempat wisata alam yang terdapat di Bogor ini, membuat para wisatawan memilih untuk berlibur di Bogor.

Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) ikut andil dalam mengatasi pengamanan liburan Natal dan Tahun Baru 2021 di Bogor.

Anggota yang diterjunkan ke pos pengamanan (pospam), selain untuk membantu petugas untuk melakukan pengecekan wisatawan, dan juga untuk kesiap siagaan dalam menangani bencana.

Dan berdasarkan informasi yang didapat dari Ketua Forum Kordinasi Tagana Kabupaten Bogor, H Taufik ada total 98 orang anggota Tagana yang dilibatkan. Dan juga relawan yang biasa mereka sebut Sahabat Tagana itu ada sebanyak 40 orang.

“Mereka semua dibagi ke dalam piket, dari tanggal 24 Desember sampai dengan 2 Januari 2021,” jelas Taufik kepada Tim Metroindonesia.id Pada Hari Jumat, 01 Desember 2021.

Dan dibagi dalam delapan titik wilayah pospam yang diisi oleh para anggota Tagana. Seperti untuk titik wilayah barat ada di Ciampea, titik wilayah utara ada di Pasar Parung, titik wilayah timur ada di Jonggol dan di Sukamakmur, titik wilayah selatan ada di Gadog dan di Rindu Alam, serta di wilayah sentral ada di Sentul dan di Cibinong.

“Sebetulnya yang rawan terjadinya bencana itu di titik wilayah barat, titik wilayah selatan yaitu di Puncak kemudian di titik wilayah timur. Bencana yang sering terjadi itu lebih banyak longsor dan banjir. Kalau untuk wilayah di Parung sendiri biasanya puting beliung,” jelasnya Taufik.

Dan sementara, perbantuan Tagana saat melakukan tes rapid antigen, bagi para wisatawan dilakukan untuk pengaturan keramaian ataupun kerumunan. Dan jangan sampai didalam pos tes rapid menimbulkan antrean yang menumpuk banyak orang.

Pelibatan Tagana ini untuk mengatasi dan penanganan covid – 19 itu agar tidak tersebar lebih banyak didalam proses pencegahan ini. Seperti misalnya, melakukan penyemprotan disinfektan, sosialisasi pemakaian masker, sekaligus pembagian masker.

“Dan untuk di Tagana ada tim khusus, yang sudah dilatih oleh Dinkes dan juga tim Covid-19 Kabupaten Bogor. Dan kami siapkan lima orang yang khusus pemakaman,” jelasnya. Lukas Diana/Wiera