Pemerintah Kabupaten Bogor Alokasikan Dana Bantuan

Bogor, metroindonesia.id |Pemerintah Kabupaten Bogor mendapatkan dana hibah bantuan  pariwisata  dari  Kementerian  Pariwisata  dan Ekonomi  Kreatif, salah satunya melalui Dinas  Perikanan dan Peternakan (Diskanak),  berupa Gerobak Pemasaran Hasil  Perikanan dari Kegiatan Bina Mutu  dan Pemasaran Hasil Perikanan.

Kepala Diskanak Oetje Soebagdja kepada media menjelaskan, ada beberapa lokasi  penerima bantuan dari Diskanak hasil hibah pariwisata Kemenparekraf diantaranya Desa Curug Cipamingkis, Desa  Wargajaya Kecamatan Sukamakmur,  LMDH Puncak Mandiri sebanyak 5  paket. Kemudian Curug Horden  Kembar, Desa Cibadak Kecamatan  Sukamakmur, LMDH Badak Lestari 5

paket. Curug Leuwi Hejo, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang,  sebanyak 2 paket dan Bumi  Perkemahan Citamiang sebanyak 3  paket.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa adakan pelatihan Cleanliness, Health, Safety and Environment (CHSR)

Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor  mengadakan Pelatihan Kemitraan  Usaha Bumdes Kepariwisataan dalam  rangka  Cleanliness  (Kebersihan),  Health  (Kesehatan),  Safety  (Keselamatan)  dan  Environment (Kelestarian  Lingkungan)  yang dilaksanakan  di Hotel Grand Pesona Cilotoh  Kabupaten Bogor, 7-11 Desember  2020.

Kegiatan tersebut melibatkan Bumdes dan Kepala Desa se-Kabupaten Bogor,  dengan peserta sebanyak 80 orang  dari perwakilan tiap desa dengan  dibagi menjadi dua gelombang.

Tujuan pelatihan CHSE yaitu mempercepat kehidupan ekonomi  masyarakat desa yang terdampak  akibat penyebaran Covid-19,  penggunaan dana desa untuk kegiatan  ekonomi ekologis dengan  menggunakan pola padat karya tunai  desa, meningkatkan ketahanan  ekonomi desa dengan  mengoptimalkan seluruh potensi  desa.

Mempertimbangkan peran serta  Bumdes sebagai pendukung otonomi  produktif desa, mengoptimalkam  sumberdaya desa, teknologi tepat  guna, inovasi, dan sumber daya  manusia desa untuk kegiatan ekonomi  produktif perdesaan.

Materi pelatihan kegiatan CHSE diantaranya digital marketing,  pengembangan pariwisata berbasis E  Comerce, foto produk untuk  meningkatkan daya tarik bisnis,  pengembangan produk unggulan desa  berbasis E-Comerce, teknik menulis  untuk tingkatkan penjualan, strategi  beriklan di internet untuk usaha,  menguasai teknik pelayanan terbaik,  dan pengembangan pariwisata desa  berbasis E-Comerce.

Sebagai narasumber dalam kegiatan CHSE, DPMD bekerjasama dengan  Universitas Pakuan Bogor, juga dari  Traveloka dan Tokopedia.

Badan Usaha Milik Desa Terima Bantuan Gerobak Sebagai Sarana Pemasaran Hasil Pertanian

Kegiatan yang memfasilitasi  pemasaran produk pertanian berupa  gerobak pemasaran hortikultura dan  gerobak pemasaran kopi merupakan  salah satu kegiatan dari hibah dana  bantuan pariwisata Kemenparektaf melalui Dinas Tanaman Pangan,  Hortikultura dan Perkebunan  (Distanhorbun) Kabupaten Bogor.

 

Kepala Distanhorbun Kabupaten  Bogor, Siti Nurianty mengatakan,  Distanhorbun sendiri sengaja  memberikan bantuan gerobak  pemasaran dan alat pendukung  lainnya untuk  mendorong  berkembangnya ekonomi  Badan  Usaha Milik Desa (Bumdes) dan  kelompok tani yang tersebar di  Kabupaten Bogor.

Bantuan yang  diberikan  berjumlah  23 paket,  terdiri dari  13 paket  olahan  hortikultura atau  juice dan  10 paket olahan kopi. Sebanyak 23  gerobak pemasaran didistribusikan ke  tujuh Bumdes yakni Bumdes Cipta  Mandiri, Sinar Makmur, Bakti  Kencana, Sauyunan, Kahuripan,  Simbar Jaya, dan Bumdes Cipayung.

Dinas Ketahanan Pangan berikan bantuan Kebun Mini Hidroponik dan container  booth

Dinas  Ketahanan  Pangan (DKP) Kabupaten Bogor memberikan bantuan Kebun Mini Hidroponik dan  Modul Panel Surya sebanyak 4 paket  di lokasi wisata alam Desa Bantar  Karet Kecamatan Nanggung, Desa  Purwabakti Kecamatan Pamijahan dan  Desa Dago  Kecamatan  Parung Panjang serta di DKP.

Selain itu DKP juga  menyalurkan  bantuan hibah  pariwisata dari  Kemenparekraf  berupa  stand pemasaran produk pangan (container  booth) sebanyak 20 unit di 14 lokasi  wisata tersebar di Kecamatan  Cibinong, Babakan Madang, Cisarua,  Parung Panjang Nanggung, Jasinga,  Pamijahan, Sukamakmur, Tenjo dan  Tanjungsari.

Bantuan yang dipeuntukkan pengusaha mikro ini bertujuan untuk  mengembangkan usaha mikro di  lokasi wisata akibat dampak adanya  pandemi Covid-19.[] Lukas Diana.

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI