Budidaya Ikan Air Tawar

Kiat Pemulihan Ekonomi Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19

Melawi, metroindonesia.id – Mengawali Reses Masa Sidang II Tahun 2020-2021, Legislator Muda Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Yessy Melania, SE menyalurkan bantuan Benih Ikan Lele sebanyak 120.000 ribu ekor kepada 6 Kelompok Perikanan di Kabupaten Melawi bekerjasama dengan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin, Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Senin, (21/12/2020)

6 Kelompok penerima binaan dinas pertanian dan perikanan Kab. Melawi diantaranya Pokdakan Aspira, Pokdakan Nusa Jaya, Pokdakan Seluang, Pokdakan Pelempai Bersatu, Pokdakan Bersatu Kawan dan Pokdakan Sungai Batu.

“Pemberian benih ikan, merupakan program prioritas kerjasama antara Komisi IV DPR RI & Dirjen Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2020, sebagai upaya penanganan dan pemulihan kondisi ekonomi ditengah pandemi covid-19 bagi kelompok perikanan budidaya”. Ujar Yessy.

Yessy juga berharap dengan adanya bantuan benih ikan, Kelompok-kelompok perikanan di Kabupaten Melawi bisa berdaya & berproduksi kembali serta bantuan benih ikan ini harapannya menjadi solusi ekonomi alternatif di tengah pandemi Covid-19.

Dirinya juga mencatat dua aspirasi penting bagi pengembangan dan kemajuan perikanan di wilayah Kalimantan Barat II, mulai dari Sanggau hingga Kapuas Hulu atau jalur Perikanan Kapuas Raya. Ia juga menilai pentingnya menyuarakan pembangunan jalur logistik perikanan bagi wilayah Kapuas Raya mengingat bantuan benih ikan berasal dari Pontianak atau Mandiangin, Kalimantan Selatan selama ini.

“Jalur logistik sangat penting untuk meningkatkan potensi perikanan wilayah KalBar II pembangunan jalur logistik benih ikan, induk ikan dan pakan ikan harus menjadi prioritas penting dalam pengembangan potensi perikanan lokal mengingat potensi perikanan ikan lokal di wilayah Kapuas Raya sangat besar”. Tandasnya.

Yessy juga berharap kedepan pemerintah  mendukung atau mewujudkan pembangunan Balai Budidaya Perikanan Berkelanjutan di wilayah Kapuas Hulu sebagai sentral budidaya perikanan di jalur Kapuas Raya. mengingat potensi perikanan di jalur Kapuas Raya sangat besar seperti Ikan Arwana dan Ikan Semah (masher).

“dengan adanya Balai Budidaya Perikanan Berkelanjutan potensi lokal bisa terus dikembangkan bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat Kapuas Raya. Terlebih kedepan bisa menjadi pusat riset, pembelajaran dan budidaya menjaga keanekaragaman hayati ikan lokal di Kapuas Raya”. Harapnya.

Yessy juga mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya yang baik antara  Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin perwakikan KKP RI sebagai mitra kerja dalam mendukung kemajuan perikanan masyarakat KalBar II atau Kapuas Raya.[] Ade Shalahudin

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI