Janji Pejabat Tidak Bisa Dipegang

Jakarta, metroindonesia.id | Salah satu Kode etik jurnalistik tugas dan fungsi wartawan di minta menguji kebenaran informasi.

Lalu siapa yang memiliki bukti kebenaran itu, dan mengapa kebenaran itu di sembunyikan ? Itu suatu hal yang selalu ada di benak wartawan untuk menyampaikan informasi publik yang akurat bukan Hoax.

Lalu bagaimana berita itu menjadi Hoax dan tudingan wartawan itu tidak memuat berita yang berimbang yang pada akhirnya yang bersangkutan melaporkan ke Dewan Pers atau ke pihak Kepolisian.

Dari informasi yang di dapat metroindonesia.id Endra Saleh adalah pejabat yang berkerja di Kementerian PUPR dan menjabat sebagai Biro Humas.

Saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp terkait penggunaan anggaran TA 2019 kegiatan peningkatan sistem aotomasi dan keamanan perpustakaan belum memberikan respon.

Kepada metroindonesia.id Endra berjanji akan melakukan kroscek ke staf namun sampai berita ini di turunkan belum memberi tanggapan atas kebenaran informasi yang di dapat.

Patut diduga Endra sengaja menghalang halangi tugas jurnalistik dengan tidak memberikan kebenaran informasi, atas dugaan kerugian negara senilai Rp 199.800.000 pada kegiatan yang di maksud.[] Red.

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI