Wawancara Khusus Dengan Kepala KUA

Bagaimana membentuk keluarga yang Sakinah mawadah warohmah

Bogor, metroindonesia.id | Berumah tangga adalah suatu kewajiban bagi umat muslim yang sudah Aqil Baliqh, apa itu Aqil Baliqh ? yang menandai apakah seseorang sudah dapat dibebani kewajiban menjalankan syariat sepenuhnya atau belum.

Terdapat tanda-tanda umum kapan seseorang, baik lelaki maupun perempuan, sudah memasuki usia akil baligh, dan berencana untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan.

Tanggung jawab Kantor Urusan Agama dalam hal pernikahan sangatlah berat bukan hanya pada prosesi pernikahan saja tapi masih ada  tanggung jawab lain setelah pernikahan, ujar Drs.Nukman.MA Kepala KUA Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor.(25/11).

Prosedur yang harus di tempuh calon pengantin di antaranya : melaksanakan  administrasi dan syarat pernikahan, mencatatkan prosesi pernikahan dengan menerbitkan buku nikah, memberikan bimbingan bagaimana menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah, tata cara menunaikan ibadah, dan pengetahuan tentang pelaksanaan zakat, wakaf dan bazis.

Hal yang paling penting adalah  pembinan mental Jasmani dan Rohani jangan sampai usia pernikahan putus ditengah jalan. Ujar Drs.Nukman.MA.

Dengan tata cara dan prosedur hukum pernikahan, semoga terciptanya hubungan toleransi beragama, antar keluarga baik pihak laki laki maupun perempuan sehingga terhindar dari yang namanya talak. [] D. Lukas/Olo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *