Dugaan Korupsi Pakan Anak Ayam di Kementan,

Dugaan Korupsi Pakan Anak Ayam di Kementan,

JAKARTA, Metro Indonesia, id , – Dalam keterangan release nya Ketum LSM GPHN RI mengatakan,’ Akan terus mendesak KPK untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi di Kementerian Pertanian yang disinyalir sangat terorganisir dan berpotensi merugikan keuangan negara puluhan Triliyun rupiah.

Satu di antaranya adalah Dugaan korupsi pengadaan pakan anak ayam DOC dan Pakan sapi olahan, KAPAN KPK PANGGIL ANAK MENTERI PERTANIAN YANG DI DUGA KUAT TERLIBAT itu tanya madun.

Di tahun 2020 negara menganggarkan modal belanja pengadaan di kementerian pertanian Rp.19.265.759.000,00 untuk paket proyek pegadaan itu di Kabupaten Tegal, yang pekerjaanya di laksanakan oleh PT SUMEKAR NURANI MADURA DI jalan Raya Lobuk Kecamatan Bluto Sumenep Kab, Sumenep Jawa Timur ungkap madun, jum,’at (20/11/2020), di Jakarta.

Setelah di telusuri TIM LSM GPHN RI langsung ke pulau madura ternyata perusahaan pemenang tender adalah, Industri Gilingan Batu yang sudah tampak bangkrut, tampak kelihatan tidak beroprasianal lagi.

Untuk itu, dalam penulusuran TIM LSM GPHN RI yang lebih mendalam, ternyata PT Sumekar Nurani Madura juga di pinjam untuk mengerjakan pengadaan ternak sapi di Kementerian pertanian.

“Setelah di cek sapinya pun tidak ada, alias FiKTIF, terlihat hanya ada lahan kosong yang baru akan di bangun kandang sapi, itupun lahan punya pihak lain”, pebernya madun.

PT. Sumekar Nurani Madura yang hanya bergerak di bidang penggilingan batu sudah lama bangkrut namun bisa mendapat puluhan paket proyek di Kementan, dugaan
Kuat, PT Sumekar Nurani Madura hanya di jadikan alat untuk merampok uang negara.” ini jelas terang benderang terlihat dengan mata, berdasarkan keterangan saksi sekitar lokasi tersebut dan hasil ivestigasi TIM LSM GPHN RI beberapa bulan, adanya dugaan keterlibatan putra mentan yang bernama inisial KRSP yang mengendalikan proyek di Kementan dengan meminjam perusahaan BODONG, ungkap ketua umum GPHN RI ini.

Lebih lanjut madun katakan, pengadaan pakan ayam dan pakan ternak sapi, yang jumlahnya mencapai ratusan Miliyar, dari keterangan pegawai di pasuruan yang bertugas memberi pakan sapi mengatakan ada 900 ekor sapi hanya di beri jatah pakan untuk100 ekor sapi, sekilas pertanyaan kami, kemana angaran pakan sapi yang lain ketusnya.

Terkait hal tersebut, Tim LSM GPHN RI telah melaporkan dugaan tindak pidana korupsi di Kementan ke KPK, dan selanjutnya menunggu kabar kapan kementan di panggil KPK, pungkas madun berharap. (Tim) .

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI