Peduli Ketahanan Pangan

Manfaatkan lahan kosong sebagai budidaya sayur mayur

Bogor, metroindonesia.id – Peduli terhadap program pemerintah yaitu ketahanan pangan, bersama Polsek Tanah Sareal, MA Yatasi melalui pramuka penegak ambalan mulai melakukan pemanfaatan lahan kosong dilingkungan sekolah.

Kampung Tohaga Kebun Pramuka MA Yatashi, menjadi sebuah nama tempat pemanfaatan lahan yang belum terpakai untuk digunakan menanam sayur mayur hingga membuat kolam terpal.

Hasilnya cukup menggembirakan, dilahan seluas kurang dari 300 meter ini, tanaman kangkung dan bayam tumbuh dengan cukup subur. Hal tersebut terlihat saat Panit 1 Binmas Polsek Tansa Iptu Sunardiyana,SH bersama Panit 2 Aiptu Iis Wartikah dan Anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Dedi wahyu, Aipda Tri Agus.S memonitoring Kampung Tohaga Kebun Pramuka MA Yatashi tersebut, Jumat (20/11/2020).

Aiptu Dedi Wahyu Bhabinkantibmas Kelurahan Sukadamai sekaligus menjadi wakil ketua Kwarran 3 khususnya bagian abdimas mengaku cukup puas dengan hasil kebun yang dihasilkan Kampung Tohaga Kebun Pramuka MA Yatashi.

“Meskipun belum cukup banyak, minimal ini bisa bermanfaat bagi adek-adek pramuka dalam hal pangan. Nantinya sendiri hasil kebun ini diharapkan dapat bermanfaat bagi warga di sekitar MA Yatasi,” ungkapnya.

Masih kata Aiptu Dedi, saat ini kebun Pramuka sedang melakukan penyemaian bibit kacang panjang, timun dan cabai sebagai pengganti bayam dan kangkung yang saat ini tengah di panen serta pemberian bibit ikan dikolam.

“Kebun ini ada berkat inisiasi kerjasama MA Yatasi dan Polsek Tanah Sareal. Dimasa pandemi ini semoga bisa bermanfaat,” terangnya.

Lanjut ia, ini adalah sarana edukasi terhadap anggota pramuka penegak ambalan MA Yatasi.

“Kangkung, bayam dan kolam terpal adalah karya dari adek-adek kita pramuka MA Yatasi
Ini juga salah satu kegiatan pramuka didalam mendukung program pemerintah yakni ketahanan pangan,” jelasnya.

Lebih lanjut Aiptu Dedi mengungkapkan, pemanfaatan tanah kosong yang belum dipakai ini menegaskan negara kita itu negara agraris.

“Jangan sampai nanti adek-adek pramuka saat tinggal di kota gak tau cara bercocok tanam gak tau bertani, dengan ini jadi adek-adek kita tahu bahwa kita negara agraris. Apa yang didapatkan disini, diharapkan ade-ade ini bisa dikembangkan di tempat tinggalnya atau pun tempat lain nantinya,” harapnya.

Sebelumnya, kata Aiptu Dedi, kita juga bekerjasama dengan Dinas Pertanian, jadi sebelum melakukan penanaman ini, anggota pramuka MA Yatasi terlebih dahulu mendapatkan pelatihan dari penyuluh pertanian wilayah Kecamatan Tanah Sareal.

“Mudah-mudahan program ini bisa dikembangkan, konsisten sehingga bisa bermanfaat bagi warga di sekitar MA Yatasi pada umumnya, khususnya bagi adek-adek kita, dan juga sebagai contoh bagi yang lain dalam pemanfaatan lahan kosong,” pungkasnya.[] Iwan Santahak/D. Lukas.