LSM KAKI : Status Lahan Pasar Kemiri Muka Kota Depok, Fasos /Fasumnya di Pertanyakan

LSM KAKI : Status Lahan Pasar Kemiri Muka Kota Depok, Fasos /Fasumnya di Pertanyakan

DEPOK, Metro Indonesia.id, – Kembali, Lembaga swadaya masyarakat Komite Anti Korupsi Indonesia ( LSM KAKI ) Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Barat menyoroti status lahan pasar Kemiri itu, apakah milik Pemerintah Kota Depok atau masih Milik PT. Petamburan.

Pasalnya, sejak tahun 2004, sertifikat tersebut dengan dasar surat 181.I/517 masih terblokir oleh walikota Depok. Di karenakan pada tanggal 1/10/1996 telah di beban hak tanggung peringkat pertama akta tanggal 16-9-1996 no. 62/2/Beji 1996 kepada PT. Lippo Bank dengan sertifikat tanggungan No. 2374/1996.

Menurut Teguh P, selaku LSM KAKI Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Barat, kami sebagai Lembaga yang bergerak dalam sosial kontrol, merasa prihatin atas nasib para pedagang di pasar Kemiri katanya kepada awak media Senin (16/11/2020) di Jl, Margonda.

Adanya ketidak pastian terhadap status lahan pasar Kemiri Depok, yang masih aktif para pedagang berjualan di pasar Kemiri muka yang mereka tempati untuk usaha tersebut pungkasnya.

Teguh mempertanyakan soal lahan pasar Kemiri Depok, selama ini apakah milik Pemerintah Kota Depok atau masih Milik PT. Petamburan herannya. .

Dia katakan bahwa pihaknya (LSM KAKI, red-) telah melayangkan surat kepada Gubernur Jawa Barat terkait lahan fasos/fasum tersebut.

Surat pertama telah kami layangkan, menyusul surat yang kedua juga segera akan kami akan kirimkan ke pihak yang bersangkutan atas lahan fasos /fasum pasar Kemiri muka, yang dinilai nya jadi ajang komersialisasi.

Teguh berharap, Gubernur Jawa Barat agar ikut serta menyelesaikan permasalahan pasar kemiri pintanya,

Lebih lanjut teguh terangkan, semua keputusan yang di keluarkan Mahkamah Agung tentang lahan pasar kemiri Depok telah di menangkan oleh pihak PT Petamburan dan sudah inkrah dan sah secara hukum.

Namun kenyataannya justru berbeda dilapangangan, lahan pasar kemiri terkesan dikuasai oleh oknum birokrat di Pemkot Depok.

Untuk itu, LSM KAKI mendesak Gubernur Jawa Barat segera meluruskan permasalahan lahan pasar kemiri muka ucapnya. (Tim)