Budi Daya Lobster Menjadi Perhatian

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor Yang Turun Ke Lapangan 

Bogor, metroindonesia.id – Budi Daya Lobster air tawar yang menjadi usaha perikanan warga di desa Cibeureum Rukun Tetangga 006 Rukun Warga 005 kelurahan Mulyaharja kecamatan Bogor Selatan menjadi perhatian.

Drs. Anas S. Rasmana, M. M. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor kepada metroindonesia.id menyampaikan untukMeningkatkan Roda perekonomian haruslah Turun Secara Langsung ke Lokasi Pembudidayaan untuk memberikan penyuluhan serta mengetahui kebutuhan apa yang di butuhkan petani udang jenis lobster.

Budi daya Lobster jenis Cherax XP, Procam Barus, Clarkil dari masa pembenihan, penetasan sampai dewasa yang memiliki nilai jual di butuhkan waktu 4 (emoat) bulan.

Satu ekor induk lobster dapat menghasilkan 200 sampai 400 ekor burayak, atau untuk 500 ekor induk betina bisa menghasilkan 10.000 ekor dalam tempo 4 sampai 6 bulan sudah siap jual.

Untuk Harga Benih Lobster ini usia 1 sampai dengan 2 Minggu,dengan ukuran 1,5 sampai 2 inci pedagang mematok harga antara  Rp.5000 – 8000 perekornya.

Adajuga jenis Lobster yang lebih tinggi harganya dengan ukuran yg sama Rp.15.000 – Rp.22.000 Tergantung Jenis dan Warnanya.

Saat ini Marketing Penjualan Lobster melalui On Line.ungkap Aji Tribusono Wibowo pada Metroindonesia.id.Kami Mengucapkan Terima Kasih Kepada Dinas Terkait

Semogga dengan Kunjungan Kerja Kadis ini Kedepan ada bantuan modal dan kerjasama dalam pemasaran.

Agar di masa Pandemi Covid 19 ini Kita bisa terus berusaha dan beraktivitas seperti biasa.[] D. Lukas

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI