Bawaslu Melawi Gelar Rakor Pengawasan Pemilihan Partisipatif dan Deklarasi Pilkada Damai 2020

Bawaslu Melawi Gelar Rakor Pengawasan Pemilihan Partisipatif dan Deklarasi Pilkada Damai 2020

Melawi, Metroindonesia.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Melawi, Sabtu, (24/10/2020), Pukul 09.00 gelar Rapat Koordinasi pengawasan pemilihan partisipatif dan Deklarasi Pilkada Damai di Hotel Cantika nite & day Nanga Pinoh, Acara yang dibuka langsung oleh Penjabat Bupati Melawi, Linda Purnama di hadiri dari berbagai organisasi masyarakat, Non Govermental Organization (NGO) dan Pers, dan LO Kodim 1205 Sintang, turut hadir Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Faisal Reza, S.T., M.H.

Sambutan Pjs Bupati Melawi, Linda Purnama mengatakan, Rapat Koordinasi pengawasan pemilihan partisipatif yang kita laksanakan hari ini adalah salah satu momentum yang penting dalam rangkaian proses pelaksanaan tahapan Pilkada serentak tahun 2020. Pengawasan partisipatif adalah upaya meningkatkan angka partisipatif untuk melakukan pengawasan mengawal proses demokrasi ke arah yang lebih baik.

“Kegiatan ini memiliki arti penting dan startegis sebagai wujud tanggungjawab dan kewajiban semua pihak dalam upaya mensukseskan pelaksanaan Pilkada swcara langsung, aman dan berkualitas di daerah”. pungkasnya.

Lebih lanjut, Linda Purnama Bawaslu diharapkan dapat mengawal seluruh proses Pilkada yang akan berlangsung dengan professional. Pilkada tahun ini memilki tantangan yang lebih besar karena dilaksanakan di tengah pandemi covid-19. Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada kita semua agar seluruh proses tahapan Pilkada yang kita laksanakan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tentu kita berharap Pilkada tidak hanya sukses lancar dan damai, namun juga aman dari penyebaran virus covid-19.

Usai acara pembukaan Rapat Koordinasi pengawasan pemilihan partisipatif, kegiatan kemudian di lanjutkan dengan acara penandatangan bersama Deklarasi Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Melawi tahun 2020.

Sementara itu, Kordiv. Pengawasan dan Hubungan antar lembaga Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Faisal Reza mengatakan kegiatan ini merupakan upaya penguatan bagi internal Bawaslu sebagai lembaga kontrol dalam pelaksanaan Pilkada di daerah agar dapat bersinergi dengan berbagai komponen masyarakat agar Pilkada berjalan lancar,aman dan damai seperti yang di harapkan.

Dirinya juga meminta kepada Bawaslu Kabupaten dan jajaran agar bekerja maksimal dan meminimalisir terjadinya pelanggaran pada tahapan Pilkada.

Adapun isi Deklarasi Damai tersebut adalah sebagai berikut,
Bersepakat untuk mensosialisasikan :
1) Lawan berita bohong (Hoax)
2) Lawan ujaran kebencian
3) Tolak politik uang
4) Larangan mencoblos lebih dari 1 Kali Atau Diwakili dan tidak mencoblos sisa surat Suara untuk Calon tertentu
5) mendorong Netralitas TNI/POLRI, ASN, Kades dan perangkat Desa
6) nenjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian selama berlangsungnya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Melawi tahun 2020
7) Bersama BAWASLU dan jajarannya, siap dan bersedia nelakukan sosialisasi kemasyarakat terhadap kesepakatan tersebut diatas. (Ade/Yun)