Semangat, Ratusan Mahasiswa IAIN Pontianak Ikuti MAPABA Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Kota Pontianak

Semangat, Ratusan Mahasiswa IAIN Pontianak Ikuti MAPABA Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Kota Pontianak

Pontianak, metroindonesia.id – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) IAIN Cabang Kota Pontianak Rayon Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) dan Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) sukseskan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba). Kegiatan dilaksanakan Balai Pertemuan Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Kalimantan Barat,(17/10/2020) lalu. Sekita 100 lebih mahasiswa dari dua fakultas ikuti kegiatan tersebut.

Tema yang diangkat pada kegiatan tersebut adalah “Mencetak Generasi Pergerakan yang Nasionalis dan Agamis dalam Usaha Memperjuangkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia”

Acara mapaba kali ini dihadiri dan dibuka langsung oleh ketua cabang Kota Pontianak, Sahabat Farizal Amir, dalam sambutannya ia menyampaikan kepada peserta Mapaba untuk mengikuti alur dengan baik hingga tuntas, mulai dari Mapaba, Pelatihan Kader Dasar (PKD), Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) hingga Pelatihan Kader Nasional (PKN), Karena bermanfaat untuk ke depan.

“Dengan berorganisasi kita dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan yang sangat luas, karena semua materi yang ada di PMII itu tidak di pelajari di bangku sekolah dan kampus, namun kita butuhkan untuk menerapkannya di dunia kampus dan masyarakat usai menyandang gelar sarjana” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua panitia sekaligus ketua persiapan rayon (Fakultas Syariah) Fasya IAIN Cabang Kota Pontianak Sahabat Joko Nugroho, saat menyampaikan laporan kegiatan mengatakan, bahwa Mapaba ini terlaksana dengan 100 lebih peserta dari berbagai rayon bahkan komisariat dikota Pontianak.

“Sebenarnya pendaftaran yang masuk sekitar 130 an peserta namun karna mereka masi diluar pontianak, dan kuliah masih daring, jadi yang belum Mapaba akan mengikuti di sesi selanjutnya, yakni mapaba jilid 2 yang akan kami laksanakan di Rayon Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD)”. Paparnya

Menurut Joko, yang menjadi kendala utama dalam kegiatan ini adalah mengenai lokasi, karna dimasa pandemi covid-19 ini. namun semua bisa diatasi dan dilaksanakan dengan syarat mematuhi protokol kesehatan dan surat izin dari kepolisian untuk mengadakan acara dengan tetap menerapkan protokol kesehatan penanganan pencegahan dan penyebaran virus covid-19.

Reporter : Abdul

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI